Langsung ke konten utama

Bebas Pungli Untuk Kabupaten/Kota di Provinsi DIY Dicanangkan Secara Virtual


Kulon Progo. Komandan Kodim 0731/Klp Letkol Inf Yefta Sangkakala, S.Sos., mengikuti acara Pencanangan Kabupaten/Kota di Provinsi DIY sebagai Kabupaten/Kota Bebas Pungli, secara virtual yang berlangsung di Commandroom Komplek Kantor Pemkab. Kulon Progo, Jum’at (24/09).

Hadir juga dalam acara tersebut Bupati Drs. H. Sutedjo, Wabup Fajar Gegana, Kapolres AKBP Muharomah Fajarini, S.H., SIK., Kajari Kristanti Yuni Purwanti, anggota DPRD Upiya Al Hasan, Asda 1 Setda Drs. Jazil Ambar Was’an, Kasi Intel Kejari Yogi Andiawan Sagita, SH., dan Wakapolres Kompol Sudarmawan. 

Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoko, mengatakan bahwa program prioritas pemerintah lima tahun mendatang sesuai petunjuk dari presiden yaitu pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk regulasi dan birokrasi serta transformasi ekonomi. Tiga pilar utama reformasi hukum yaitu penataan regulasi agar berkualitas, pembenahan lembaga/aparat penegak hukum agar tercapai profesionalitas dan menciptakan budaya hukum yang kuat. Parameter penilaian kota bebas pungli yakni sumber daya manusia, operasional, sarana prasarana, penganggaran, inovasi dan kreatif.

Gubernur DIY mengatakan, layanan publik sangat rentan dengan pungutan liar.  Satgas pungli harus maksimal dalam melaksanakan tugas mulai dari tingkat bawah. Aparat sipil harus berani memotong kebiasaan dan menjalankan prioritas pelayanan prima. Keluhan adanya intervensi dalam penangganan tender dan proyek dengan mencari kesalahan memang dirasa mustahil, namun kita harus berani keluar dari pola pikir lama agar menjadi bangsa yang bermartabat.

Menkopulhukam Mahfud, MD., menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan lima program kebijakan, salah satunya infrastruktur, tentunya akan membuka investasi yang sangat rawan pungli.  Tugas saber pungli asalah untuk memberantas praktek korupsi yang dilakukan oleh oknum tertentu. 

Pungli merupakan salah satu jenis korupsi untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan keuangan negara serta melawan hukum antara lain suap dalam sebuah proyek tentu akan merugikan negara, penyalahgunaan jabatan, gratifikasi, konflik kepentingan, menggelapkan uang negara.  Dengan adanya saber pungli beberapa tahun terkhir pungli hampir tidak ada, pungkasnya, (Pendim 0731/Klp).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalin Kerja Sama, Kasad Kunjungi The Royal Netherland Army

AMSTERDAM, - Membangun saling pengertian dan meningkatkan profesionalisme serta kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat negara-negara di Eropa, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengawali kunjungan kehormatannya ke Kasad Belanda Lieutenant General Martin Wijnen di The Royal Netherland Army Headquarters, Utrecht Belanda. Senin, (19/9/2022). Kunjungan yang berlangsung dengan penuh keakraban itu, diawali dengan upacara kehormatan secara militer dan dilanjutkan Courtesy Call. Dalam perbincangan, Lieutenant General Martin Wijnen menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Jenderal Dudung serta mengapresiasi penerimaan yang baik oleh TNI AD kepada Netherland Army Logistics saat berkunjung ke Pusbekangad dan Pussenif, dua minggu yang lalu. Selanjutnya Jenderal Dudung menyampaikan upaya-upaya dalam peningkatan kemampuan Angkatan Darat kedua negara melalui pendidikan dan latihan bersama, serta mengundang Lieutenant General Martin Wijne...

Kodim 0732/Sleman Buka Gerai Vaksin Booster di Pendopo Kapanewon Gamping

Sleman --- Kodim 0732/Sleman bersama Dinkes Kabupaten Sleman terus melaksanakan percepatan vaksinasi Booster dengan vaksin Astra Zeneca Sebagai upaya perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal, Seperti yang di laksanakan hari ini di Pendopo kapanewon Gamping,Jumat (25/2/2022) Kepala Staf Kodim 0732/Sleman Mayor Arm Ronang Sasiarto Mengungkapkan, Pemerintah akan berusaha terus meningkatkan capaian vaksinasi booster tersebut hingga ke daerah-daerah, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, Hal ini, tentu saja akan sangat terbantu dengan dukungan pemerintah daerah juga setiap elemen masyarakat,"Katanya. Dalam kesempatan itu pula dirinya juga kembali mengingatkan bahwa vaksinasi booster bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat, Karena itu, perlu bantuan dan partisipasi setiap warga guna percepatan dan pemerataan vaksinasi, agar target vaksinasi segera terpenuhi, termasuk di dalamnya, vaksinasi bagi kelompok r...

Babinsa Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Melaksanakan Komsos

Bantul - Tugas pokok Bintara Pembina Desa (Babinsa) mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah binaan agar semakin meningkatkan kedekatan dengan rakyat melalui Komunikasi Sosial (Komsos). Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 11/Dlingo, Sertu Drajat Haryanto bersama warga melaksanakan giat Komsos di  Dusun Gunung Cilik Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Rabu (9-02-2022).  "Kegiatan ini kami laksanakan untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan, selain sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," jelasnya. Dikatakan, seorang Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah warga binaannya agar komunikasi dengan warga dapat terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk menyelesaikannya. Tambahnya Menurutnya, dengan terbentuknya suatu aktualisasi diri pribadi, stabilitas sosial, tert...