Langsung ke konten utama

DANREM 172/PWY GELAR KOMSOS DENGAN TOKOH AGAMA DI JAYAPURA*

Jayapura, -- Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menggelar pertemuan atau komunikasi sosial (komsos) dengan sejumlah tokoh agama dari berbagai denominasi gereja yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua, Senin(22/06/2020).

Kegiatan Komsos yang mengusung tema "Mari Bergandengan Tangan Membangun Negeri, Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan di Tanah Papua" tersebut dihadiri oleh para tokoh agama di antaranya, mantan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Herman Saud, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP) Pdt. MPA Mauri, Ketua API Provinsi Papua Pdt. Jimmy Koirewoa, dan Pdt. Jhon Baransano.

"Jadi, hari ini saya melakukan silaturahmi dengan para tokoh agama khususnya gereja di sini (Jayapura), ingin mendengarkan saran dan masukan soal penyelesaian konflik di Papua ini yang sudah sekian lama belum ada penyelesaian secara tuntas masih terus naik turun eskalasinya," katanya.

Menurut Danrem, Komsos ataupun pertemuan itu sangat perlu dilakukan degan para pemangku kepentingan di antaranya dengan para tokoh agama di Papua salah satunya di Kota dan Kabupaten Jayapura.

"Persoalan di Papua, Korem 172/PWY tidak akan bisa bergerak sendiri untuk mencari solusi, perlu ada komponen-komponen yang lain diantaranya adalah tokoh gereja di mana jemaat-jemaat gereja ada di seluruh Papua, sehingga peran gereja akan sangat penting untuk mengambil bagian dalam penyelesaian konflik di Papua," katanya.

Mantan Danrindam XVII/Cenderawasih itu mengungkapkan dalam Komsos tersebut, hampir semua para perwakilan tokoh gereja berbicara dan menyampaikan persoalan yang terjadi di Papua, termasuk memberikan saran ataupun solusi untuk bagaimana bisa bertindak guna menyelesaikan masalah yang telah lama terjadi.

"Hampir semua perwakilan gereja yang hadir dan menyampaikan saran dan harapan, tentang bagaimana menghentikan  konflik di Papua dan menyelesaikan persoalan yang terjadi. Tentunya dengan pendekatan-pendekatan yang tepat, salah satunya adalah pendekatan agama," katanya.

Apalagi di Papua lanjutnya, mayoritas penduduknya memeluk agama Kristen sehingga pendekatan keagamaan adalah salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah yang sudah terjadi, dengan harapan berbagai pertemuan, diskusi bisa melahirkan sejumlah komitmen untuk menuju Papua yang aman dan damai.

"Saya dari sisi Korem 172/PWY, bagaimana pendekatan agama ini dipahami oleh seluruh pasukan yang ada di bawah jajaran Korem, yaitu bahwa masyarakat di sini adalah mayoritas nasrani sehingga pendekatan dengan pemahaman Alkitab itu sangat penting untuk diperkenalkan kepada prajurit agar tidak terjadi kesalahan dalam melaksanakan tugas di kemudian hari", katanya.

Pendekatan berikut adalah dengan pihak gereja karena gereja lah yang memiliki umat dan diyakini bisa menyambungkan lidah dalam menyelesaikan persoalan atau konflik yang terjadi.

"Saya mengutip salah satu ayat didalam Alkitab yakni cari dahulu kerajaan surga maka semuanya itu akan kutambahkan kepadamu.  Artinya kalau kita bisa menerapkan hal itu, maka dalam bertugas pasti akan diterima oleh masyarakat, semoga dengan pendekatan keagamaan, gereja dan menerapkan isi firman Tuhan bisa menyelesaikan persoalan disini," harapnya.

Penrem172

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalin Kerja Sama, Kasad Kunjungi The Royal Netherland Army

AMSTERDAM, - Membangun saling pengertian dan meningkatkan profesionalisme serta kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat negara-negara di Eropa, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengawali kunjungan kehormatannya ke Kasad Belanda Lieutenant General Martin Wijnen di The Royal Netherland Army Headquarters, Utrecht Belanda. Senin, (19/9/2022). Kunjungan yang berlangsung dengan penuh keakraban itu, diawali dengan upacara kehormatan secara militer dan dilanjutkan Courtesy Call. Dalam perbincangan, Lieutenant General Martin Wijnen menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Jenderal Dudung serta mengapresiasi penerimaan yang baik oleh TNI AD kepada Netherland Army Logistics saat berkunjung ke Pusbekangad dan Pussenif, dua minggu yang lalu. Selanjutnya Jenderal Dudung menyampaikan upaya-upaya dalam peningkatan kemampuan Angkatan Darat kedua negara melalui pendidikan dan latihan bersama, serta mengundang Lieutenant General Martin Wijne...

Kodim 0732/Sleman Buka Gerai Vaksin Booster di Pendopo Kapanewon Gamping

Sleman --- Kodim 0732/Sleman bersama Dinkes Kabupaten Sleman terus melaksanakan percepatan vaksinasi Booster dengan vaksin Astra Zeneca Sebagai upaya perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal, Seperti yang di laksanakan hari ini di Pendopo kapanewon Gamping,Jumat (25/2/2022) Kepala Staf Kodim 0732/Sleman Mayor Arm Ronang Sasiarto Mengungkapkan, Pemerintah akan berusaha terus meningkatkan capaian vaksinasi booster tersebut hingga ke daerah-daerah, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, Hal ini, tentu saja akan sangat terbantu dengan dukungan pemerintah daerah juga setiap elemen masyarakat,"Katanya. Dalam kesempatan itu pula dirinya juga kembali mengingatkan bahwa vaksinasi booster bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat, Karena itu, perlu bantuan dan partisipasi setiap warga guna percepatan dan pemerataan vaksinasi, agar target vaksinasi segera terpenuhi, termasuk di dalamnya, vaksinasi bagi kelompok r...

Babinsa Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Melaksanakan Komsos

Bantul - Tugas pokok Bintara Pembina Desa (Babinsa) mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah binaan agar semakin meningkatkan kedekatan dengan rakyat melalui Komunikasi Sosial (Komsos). Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 11/Dlingo, Sertu Drajat Haryanto bersama warga melaksanakan giat Komsos di  Dusun Gunung Cilik Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Rabu (9-02-2022).  "Kegiatan ini kami laksanakan untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan, selain sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," jelasnya. Dikatakan, seorang Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah warga binaannya agar komunikasi dengan warga dapat terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk menyelesaikannya. Tambahnya Menurutnya, dengan terbentuknya suatu aktualisasi diri pribadi, stabilitas sosial, tert...