Langsung ke konten utama

80% dari 254 Pemuda Calon Prajurit TNI AD, Orang Asli Papua (OAP)

Manokwari. -- Setelah melalui berbagai seleksi dan penilaian ketat, 480 orang pemuda dari wilayah Provinsi Papua Barat yang mengikuti sidang Pantukhir, akhirnya 254 diantaranya dinyatakan lulus, dengan alokasi 80% Orang Asli Papua (OAP) dan 20% sisanya adalah Non OAP atau warga pendatang dari luar Papua. Mereka selanjutnya akan dididik dan digembleng menjadi seorang Prajurit TNI Angkatan Darat.

Hal ini terjadi saat pelaksanaan
Sidang Panitia Penentuan Terakhir (Pantukhir) pemilihan Calon Bintara (Caba) Prajurit Karir (PK) TNI AD Tahun 2019, yang dipimpin langsung oleh
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Kamis (3/10/2019) di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat.

Dikatakan Pangdam, Sidang Pantukhir adalah proses memilih calon Bintara TNI AD yang telah memenuhi syarat, berdasarkan hasil seleksi dan pemeriksaan yang meliputi aspek administrasi, jasmani, kesehatan, psikologi, dan mental ideologi, serta kesehatan jiwa.

Pangdam XVIII/Kasuari berharap, sidang tersebut dapat menjaring putra asli daerah Papua untuk menjadi prajurit, tanpa mengabaikan persyaratan standar yang telah ditentukan, sebagai rangkaian akhir dari sebuah proses penerimaan, sehingga diperlukan kecermatan dalam pelaksanaannya.

"Kita akan melihat sebanyak-banyaknya tingkat kecakapan, penampilan, kepandaian ilmu pengetahuan, kepribadian, tanggap, tangguh, dan trengginasnya dari seorang calon prajurit, sebagai kriteria pilihan utama dari panitia dalam merekrut prajurit TNI AD yang berkualitas," ujarnya.

Dari waktu ke waktu, seleksi akan semakin diperketat, terutama dalam membedakan Orang Asli Papua (OAP) dan warga pendatang.

"Kita harus memedomani UU OAP. Saya tidak akan menerima pendatang karena data-datanya bisa ditipu. Bisa pendatang, kecuali salah satu ijazahnya harus dikeluarkan di Papua," kata Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

Tentu yang dimaksud Pangdam XVIII/Kasuari tersebut adalah bahwa dalam UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, bab X pasal 38 ayat 2 menyatakan, Orang Asli Papua (OAP) berhak memperoleh kesempatan dan diutamakan untuk mendapatkan pekerjaan dalam semua bidang pekerjaan di wilayah Provinsi Papua, berdasarkan pendidikan dan keahliannya.

Sidang Pantukhir juga dihadiri oleh Wakil Ketua Kolonel Arh Drs. Haris Sarjana, M.M.,M.Tr.(Han), Ketua Tim Kesehatan , Kolonel Ckm dr. Joko Waluyo, Sp.An, Ketua Tim Administrasi Mayor Caj Mamat Rahmat, Ketua Tim Mental Ideologi Mayor Kav Muhammad Faud, dan Ketua Tim Psikologi Mayor Caj (K) Riana Widiyanti, S.Psi., dan anggota Tim Pendukung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalin Kerja Sama, Kasad Kunjungi The Royal Netherland Army

AMSTERDAM, - Membangun saling pengertian dan meningkatkan profesionalisme serta kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat negara-negara di Eropa, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengawali kunjungan kehormatannya ke Kasad Belanda Lieutenant General Martin Wijnen di The Royal Netherland Army Headquarters, Utrecht Belanda. Senin, (19/9/2022). Kunjungan yang berlangsung dengan penuh keakraban itu, diawali dengan upacara kehormatan secara militer dan dilanjutkan Courtesy Call. Dalam perbincangan, Lieutenant General Martin Wijnen menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Jenderal Dudung serta mengapresiasi penerimaan yang baik oleh TNI AD kepada Netherland Army Logistics saat berkunjung ke Pusbekangad dan Pussenif, dua minggu yang lalu. Selanjutnya Jenderal Dudung menyampaikan upaya-upaya dalam peningkatan kemampuan Angkatan Darat kedua negara melalui pendidikan dan latihan bersama, serta mengundang Lieutenant General Martin Wijne...

Kodim 0732/Sleman Buka Gerai Vaksin Booster di Pendopo Kapanewon Gamping

Sleman --- Kodim 0732/Sleman bersama Dinkes Kabupaten Sleman terus melaksanakan percepatan vaksinasi Booster dengan vaksin Astra Zeneca Sebagai upaya perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal, Seperti yang di laksanakan hari ini di Pendopo kapanewon Gamping,Jumat (25/2/2022) Kepala Staf Kodim 0732/Sleman Mayor Arm Ronang Sasiarto Mengungkapkan, Pemerintah akan berusaha terus meningkatkan capaian vaksinasi booster tersebut hingga ke daerah-daerah, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, Hal ini, tentu saja akan sangat terbantu dengan dukungan pemerintah daerah juga setiap elemen masyarakat,"Katanya. Dalam kesempatan itu pula dirinya juga kembali mengingatkan bahwa vaksinasi booster bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat, Karena itu, perlu bantuan dan partisipasi setiap warga guna percepatan dan pemerataan vaksinasi, agar target vaksinasi segera terpenuhi, termasuk di dalamnya, vaksinasi bagi kelompok r...

Babinsa Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Melaksanakan Komsos

Bantul - Tugas pokok Bintara Pembina Desa (Babinsa) mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah binaan agar semakin meningkatkan kedekatan dengan rakyat melalui Komunikasi Sosial (Komsos). Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 11/Dlingo, Sertu Drajat Haryanto bersama warga melaksanakan giat Komsos di  Dusun Gunung Cilik Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo. Rabu (9-02-2022).  "Kegiatan ini kami laksanakan untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan, selain sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," jelasnya. Dikatakan, seorang Babinsa harus selalu ada di tengah-tengah warga binaannya agar komunikasi dengan warga dapat terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk menyelesaikannya. Tambahnya Menurutnya, dengan terbentuknya suatu aktualisasi diri pribadi, stabilitas sosial, tert...